Sabtu, 07 April 2018

POSTMODERNISME DALAM PANDANGAN JEAN FRANCOIS LYOTARD

Oleh: M. Chairul Basrun Umanailo. M.Si

“Postmodernisme”  adalahistilah  yang  sangat  kontroversial.  Di  satu pihak istilah ini telah memikat minat masyarakat luas. Ini menunjukkan bahwa ia memiliki  kemampuan  untuk  mengartikulasikan  beberapa  krisis  dan  perubahan sosio-kultural  mendasar  yang  kini  sedang  kita  alami.  Di  lain  pihak  istilah  ini dianggap   sebagai   mode   intelektual   yang   dangkal   dan   kosong   atau  sekedar refleksi  yang  bersifat  reaksioner  belaka  atas  perubahan  sosial  yang  kini  sedang berlangsung. 

Jean  Francois  Lyotard  adalah  seorang  filosof  poststrukturalisme  namun ia  kemudian  lebih  dikenal  sebagai  salah  satu  pemikir  penting  aliran  filsafat postmodernisme  yang  terkenal  dengan  gagasannya  tentang  penolakan GrandNarrative (narasi   besar),   yaitu   suatu   cerita   besar   yang   mempunyai   fungsilegitimasi  karena  bersifat  menyatukan,  universal,  dan  total.  Penolakan  narasi besar,  menurut  Lyotard,  berarti  penolakan  terhadap  penyatuan,  universalitas dan  totalitas.  Dan  dalam  pandangannya,  inilah  salah  satu  ciri  pembeda  yang paling menonjol antara filsafat postmodernisme dengan filsafat modernisme. 

Istilah “postmodernisme” muncul pertama kali di kalangan seniman dan kritikus  di  New  York  pada  1960-an  dan  diambil  alih  oleh  para  teoretikus  Eropa pada   1970-an.   Salah   satunya,   Jean-François   Lyotard,   dalam   bukunya,   The Postmodern    Condition:A    Report    on    Knowledge,    menyerang    mitos    yang melegitimasi jaman modern (“narasi besar”), pembebasan progresif humanitas melalui  ilmu,  dan  gagasan  bahwa  filsafat  dapat  memulihkan  kesatuan  untuk proses  memahami  dan  mengembangkan  pengetahuan  yang  secara  universal sahih untuk seluruh umat manusia. 

untuk mengikuti kajian lengkap saya, silahkan copy link tautan berikut ini: https://www.researchgate.net/publication/323935831_POSTMODERNISME_DALAM_PANDANGAN_JEAN_FRANCOIS_LYOTARD

Proses Modernisasi dan Pergeseran Okupasi

Oleh: M.Chairul Basrun Umanailo. M.Si


Secara umum proses modernisasi seringkali dianggap sebagai peralihan sistem dari manual kepada pemanfaatan teknologi yang tersedia. Masyarakat menggagap bahwa penggunaan teknologi menjadikan pola hidup yang dijalani semakin efisien dan terkontrol, lain halnya dengan pemerhati sosial yang lebih menekankan pada perubahan sistem berpikir dan cara bertindak dari individu tersebut. Lebih jauh, ketika pembahasan beralih pada suatu teritorial desa, dengan pola masyarakat yang bersifat homogen, statis serta masih berpegang teguh atas adat serta kebiasaan mereka maka proses modernisasi dianggap sulit berkembang akibat seringkali bertentangan dengan apa yang mereka pahami dan yakini. Berbagai hasil penelitian para ahli pedesaan pada beberapa tahun terakhir ini menunjukan bahwa masyarakat pada suatu desa telah banyak mengalami perubahan sosial yang sangat mendasar, salah satu nya akibat tersedianya berbagai fasilitas seperti misalnya jalan, listrik, bahkan internet maka secara tidak langsung merekapun harus menyesuaikan perubahan tersebut dalam pola hidup mereka sehari-hari. Dalam waktu yang hampir bersamaan, disamping mengalami perubahan-perubahan sistem pertanian di wilayah pedesaan juga ikut berkembang sumber ekonomi baru dari lur pertanian, maka akibat keterkaitan masyarakat desa dengan sistem ekonomi luar pertanian dapat menciptakan sumber-sumber ekonomi dan menumbuhkan kesempatan-kesempatan sumber ekonomi baru. Perkembangan demikian bisa jadi membuat masyarakat terpetakan dalam beberapa lapisan yaitu masyarakat yang mampu mengakses sumber ekonomi luar pertanian serta mereka yang termasuk memiliki keterbatasan dalam pengaksesan sumber-sumber ekonomi tersebut.

Untuk mengikuti tulisan saya yang lengkap silahkan copy link tautan berikut ini:
https://www.researchgate.net/publication/323935634_proses_modernisasi_dan_pergeseran_okupasi

Senin, 16 Desember 2013

SEDIH KELUARGA,,

hari ini tgl 16 desember jam 3 entah lewat berapa, yang jelas kami baru saja kehilangan orang terbaik,,, kakek,, orang tua, pendidik, sahabat, telah di panggil Yang Maha Kuasa untuk selama-lamanya. kalimat demi kalimat, ucapan dan doa terus kami haturkan kepada beliau ABUBABAKAR BIN UMAR. di kepala yang ada hanya kebingungan, kesedihan, dan pasrah ; kami bingung karena tak berada di samping nya di saat2 terakhir menghembuskan nafasnya, kami tak tau harus berlari dengan apa untuk segera melihat, mencium, dan memeluk jasadnya yang terakhir, akhhhhh.... seandainya semua bisa terwujud,,, namun inilah hidup yang terkadang tidak bisa kita paksakan. kami sedih karena yang pergi adalah manusia terbaik bagi kami,, manusia yang tidak pernah menampakan kekecewaan, kesedihan atau kesulitan. di tanganya lah banyak lahir cucu cucu yang sukses,,, saya sendiri diurusi dari masuk TK hingga lulus SD, hebatnya lagi anak saya RETRO masih juga sempat diurusi oleh beliau meskipun kondisi kesehatannya sudah menurun drastis tapi sekali lagi itulah kehebatan sang ABUBAKAR. bagi beliau hidup tidak perlu ditangisi namun dijalani, tidak perlu bersungut toh selama nyawa masih di badan Allah tidak akan membiarkan hambanya tersiksa dan tersudut oleh keadaan asalkan kita mau terus berusaha dan berdoa atas yang kita hadapi. ABUBAKAR adalah bentuk konkrit manusia tanpa pendidikan, manusia yang tidak pernah mengerti apa maksud dari sekolah,,, namun dengan tangannya lah cucu cucu tercinta di dorong habis-habisan untuk bersekolah dan bercita-cita tinggi. Kakek kami tercinta pandai menempatkan diri, kadang dia menjadi guru, menjadi orang tua bahkan menjadi teman becanda untuk berjalan-jalan dengannya sekedar berbelanja ataupun menikmati makanan, hidup tanpa beban seakan dia tau Tuhan nya begitu sayang kepada nya,, itulah kehebatannya yang sangat sulit untuk kita contohi. ya Allah ya Tuhan kami,,, hanya pasrah yang bisa kami lakukan ketika Engkau harus memanggil Kakek kami, belum sempat kami membalas segala kebaikannya, belum sempat kami balas setiap pengorbannya, namun keputusan mu adalah jalan terbaik bagi kita semua. hormat sujud kami haturkan kepada mu wahai ABUBAKAR, genggam tangan, cium pipi mu, peluk erat badan sebagai penghormatan kami yang terakhir, doa,,doa,,doa,,, kami haturkan atas semua yang telah kau persembahkan kepada anak-cucu-cicit mu. ya Allah,, berikanlah tempat yang terindah bagi kakek kami, jadikanlah setiap jengkal pengorbannya sebagai mahligai, jadikanlah setiap tetesan keringatnya sebagai permata, dan berikan dia tempat terbaikmu. doa tidak berbatas, amal tidak terputus, itu ikrar kami. MUHAMAD CHAIRUL BASRUN UMANAILO

Artikel yang sering dibaca